TDM Logo

Infrastructure GNSS

Disesuaikan untuk lokasi yang memiliki infrastruktur listrik dan komunikasi yang ada.

Mengurangi biaya dan beban implementasi untuk situs yang diaktifkan.

Sering diaplikasikan pada lokasi Stasiun Referensi GNSS. Juga cocok untuk bangunan besar seperti jembatan, bendungan dan menara.

Lokasi antena GNSS biasanya jauh dari wadah penerima, sehingga memerlukan jangkauan kabel yang lebih panjang (yaitu, dari 3 hingga 150 meter).

Secara historis dikembangkan sebagai sistem tertutup grey-box (NEMA 3x/4/12).

Tidak semua lokasi situs memerlukan komunikasi atau listrik khusus. Banyak lokasi yang dilengkapi dengan infrastruktur yang sudah ada (listrik dan/atau komunikasi, terutama Ethernet kabel) yang dapat dimanfaatkan untuk menyederhanakan desain dan mengurangi biaya stasiun. Dalam kebanyakan kasus, lokasi terpencil memerlukan peralatan listrik dan komunikasi khusus. Namun, karena aspek pemrosesan diferensial GNSS presisi tinggi, biasanya terdapat keinginan untuk memiliki satu atau lebih stasiun yang ditempatkan di lokasi di tanah yang stabil dengan visibilitas langit yang baik untuk digunakan sebagai Stasiun Referensi. Dalam banyak kasus, lokasi-lokasi ini ideal untuk situs infrastruktur seperti pusat komunikasi, yang menciptakan sinergi bagi stasiun-stasiun Infrastruktur.

Infrastruktur GNSS biasanya terdiri dari satu penerima GNSS dan antena yang terintegrasi ke dalam wadah NEMA4 yang dilengkapi untuk koneksi langsung ke daya DC dan Ethernet kabel yang ada. Tujuan utama dari desain ini adalah untuk mengurangi biaya dan menyederhanakan implementasi lapangan. Kami telah menyediakan beberapa variasi desain sederhana dan efektif ini. Ini telah digunakan secara luas dalam proyek pemantauan deformasi tambang, namun bisa efektif untuk proyek pemantauan struktural seperti bendungan lengkung beton dan jembatan bentang panjang.

Promo Taharica